Sengketa Phra Viharn, Thailand ke Mahkamah Internasional

Sengketa Phra Viharn, Thailand ke Mahkamah Internasional

Dokumen foto Phra Viharn (Preah Vihear) yang menjadi sengketa kepemilikan Thailand dengan Kamboja. (Koleksi Davidjo)

Dokumen harus tiba ke Mahkamah Internasional pada 3 Mei 2013.
Bangkok (ANTARA News/TNA-OANA) - Duta Besar Thailand Belanda di Den Haag, Virachai Palasai, akan segera mengirimkan peta geografis rinci tentang vihara Prha/Preah atau Phra Viharn (Preah Vihear), yang disengketa dengan Kamboja, kepada Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ).

Nuttavudh Photisaro, wakil tetap sekretaris urusan luar negeri Thailand, mengatakan bahwa dokumen yang disiapkan pihaknya akan diserahkan ke Mahkamah Internasional melalui Virachai, dalam kapasitasnya sebagai kepala tim pembela hukum Thailand dalam kasus itu.

Dokumen harus tiba ke Mahkamah Internasional pada 3 Mei 2013.

Nuttavudh adalah pemimpin dari tim Thailand yang bertugas menyebarkan fakta dan interpretasi dari keputusan ICJ 1962.

ICJ akan menginformasikan kepada tim hukum Thailand dan Kamboja setelah menerima dokumen itu.

Jika ICJ tidak meminta informasi lebih lanjut, maka langkah selanjutnya adalah menunggu putusan akhir, katanya.

Ia menambahkan, ICJ biasanya menginformasikan kedua pihak tiga pekan menjelang putusan.

Kuil yang menjadi sengketa kepemilikan di antara Thailand dan Kamboja itu berada di wilayah perbatasan kedua negara, dan dalam beberapa tahun ini semakin memicu terjadinya konflik bersenjata bagi mereka.
(Uu.H-AK)

Comments